|

Saleh Husin Tantang Honda Ekspor 100 Ribu Motor

Menteri Perindustrian Saleh Husin menandatangani piagam prasasti ekspor perdana sepeda motor produksi PT Astra Honda Motor ke Filipina di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (26/5/2015). Menperin didampingi President Director AHM, Toshiyuki Inuma (kiri), Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak, Wakil Presiden Direktur AHM Johannes Loman (kanan).

SalehHusin – Indonesia kian memperkuat struktur industri otomotif nasional. Tujuannya, agar negeri ini naik kelas dari sekadar pasar penjualan menjadi basis produksi pabrikan otomotif dunia yang berorientasi ekspor.

Proses produksi pun mesti semakin banyak melibatkan perusahaan lokal dan juga bermitra dengan perusahaan pemasok suku cadang. Menteri Perindustrian Saleh Husin menegaskan hal itu saat meresmikan ekspor perdana sepeda motor jenisskuter matic produksi PT. Astra Honda Motor (AHM)di Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Bekasi, Selasa (26/5).

Pada 2015 ini AHM bakal mengekspor 30 ribu sepeda motor ke Filipina. “Dengan memperhitungkan kapasitas produksi dan SDM yang makin mumpuni, saya tantang mereka bisa ekspor hingga 50 ribu pada awal tahun depan dan menjadi 100 ribu pada akhir 2016,” kata Menperin.

Hingga saat ini, kapasitas produksi anak perusahaan Astra itu di pabrik Cikarang mencapai 1,1 juta unit per tahun. Jenis sepeda motor yang dikapalkan ialah merek Honda BeAT eSP yang berkapasitas 110 cc.

Menperin mengapresiasi AHM yang mampu mendongkrak kandungan lokal hingga 98,8 persen dan melibatkan sebanyak 86 produsen komponen lokal. Sebanyak 21 mitra diantaranya merupakan pemasok skala UKM.

“Saya juga mengharapkan kepada produsen sepeda motor lainnya di dalam negeri agar dapat mengikuti langkah yang dilakukan oleh PT. AHM dalam melakukan terobosan ekspor untuk mengurangi defisit perdagangan Indonesia pada sektor industri otomotif secara keseluruhan,” tuturnya.

Menperin menegaskan, Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan ekspor otomotifnasional. Untuk itu, strategi dan kebijakan pengembangan industri otomotif nasional yang masih berorientasi domestik saat ini harus disesuaikan.

Menperin mengharapkan kepada PT. AHM agar terus melakukan langkah-langkah terobosan guna meningkatkan ekspor dengan cara mengembangkan sepeda motor berukuran besar di atas 150 cc sesuai standar kualitas dan keamanan yang dipersyaratkan oleh pasar global terutama negara-negara maju seperti Eropa dan Jepang.

Secara khusus, Menperin juga menghimbau kepada Honda Motor Co. Ltd – Japan agar bersama-sama dengan mitra usahanya di Indonesia mulai melakukan investasi pengembangan sepeda motor berkapasitas mesin lebih besar daripada yang diproduksi saat ini untuk tujuan ekspor.

Wakil Presiden Direktur AHM Johannes Loman mengungkapkan, kemitraan dengan pemasok komponen lokal merupakan komitmen perusahaan turut mengembangkan industri.

“Keberhasilan produksi dan ekspor perdana ini tak lepas dari perusahaan komponen yang memiliki keunggulan pada kualitas dan harga yang kompetitif,” ujarnya pada kesempatan yang sama. (Kemenperin)

Tags:

Leave a Reply

Premium WordPress Themes