|

Presiden Joko Widodo Buka Munas II Partai Hanura

SalehHusin – Tingginya angka kemiskinan dan jarak antara kaya dan miskin patut menjadi perhatian bangsa ini. Persoalan ini tidak bisa hanya diatasi oleh pemerintah saja melainkan harus menjadi urusan dan diatasi bersama seluruh komponen bangsa.

“Persoalan kemiskinan dan jarak yang tinggi antara yang kaya dan miskin tidak bisa menjadi persoalan pemerintah semata, melainkan harus menjadi hal yang harus diatasi bersama seluruh komponen bangsa ini,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat membuka Munas II Partai Hanura di Solo, Jawa Tengah, Jumat, (13/2).

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura, Wiranto dalam sambutannya memaparkan pentingnya hati nurani untuk menghentikan pertikaian antar kepentingan karena bangsa ini perlu dibangun dengan dengan kekompakan dan persatuan seluruh komponen bangsa.

Kegiatan Munas II Hanura ini akan dilaksanakan hingga tanggal 15 Februari 2015 dengan sejumlah agenda yang sudah direncanakan sebelumnya, antara lain, pembahasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, program strategis partai, Laporan Pertanggunggung Jawaban Pengurus DPP Periode 2010-2015 dan Penetapan Ketua Umum.

Agenda Munas antara lain melakukan evaluasi partai, penyusunan program lima tahun kedepan, pembaruan AD/ART partai dan memberikan rekomendasi kepada stakeholder partai.

Dalam Munas tersebut sebanyak 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 503 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dipastikan hadir.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Dimas Hermadiyansyah meyakini bahwa Munas kali ini akan berjalan dengan lancar hingga penutupan nantinya. Dimas beralasan, Munas kali ini tinggal melanjutkan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) lalu yang semua DPD meminta Wiranto untuk memimpin kembali partai Hanura.

“Saya yakin Munas kali ini akan berjalan lancar hingga penutupan, karena Munas ini hanya melanjutkan hasil Rapimnas saja yang meminta Wiranto memimpin kembali Partai Hanura. Jadi sebetulnya Munas ini tinggal menetapkan saja Pak Wiranto sebagai Ketua Umum Periode 2015-2020 (terpilih secara aklamasi),” kata Dimas.

Menurut Dimas, keinginan besar pengurus DPD dan DPC yang menginginkan Wiranto memimpin kembali partai adalah karena figurnya masih dibutuhkan oleh Hanura untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan partai yang mengedepankan hati nurani kepada setiap kader.

“Selain itu dengan berbagai pengalaman dan kepiawaian beliau saya yakin kedepan berbagai konsep dan terobosan baru akan dilakukan dalam membangun partai ini sehingga Hanura makin diminati dan dicintai rakyat,” pungkas Dimas.

Hadir dalam pembukaaan Munas Hanura ini sejumlah Ketua Umum dan Petinggi Partai Politik dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP), diantaranya Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya Muhammad Rohamurmuzzy, Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya hasil Munas Jakarta Agung Laksono, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar Akbar Tandjung.

Selain itu, turut hadir Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irmas Gusman, para menteri Kabinet Kerja, diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi dan Menteri Perindustrian Saleh Husin, yang keduanya juga kader Partai Hanura.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie juga hadir di pembukaan Munas. (Indopos.co.id)

Leave a Reply

WordPress